Di Surau

Mataku mencari sepasang sandal jepit warna biru yang permukaannya dari karet itu aku cungkil membentuk huruf-huruf penyusun namaku, sengaja pakai huruf besar biar ketahuan milik siapa, jadi tidak tertukar. Maklum sandal pasaran, hampir setiap orang juga punya. Pengalaman; kalau tidak seperti itu pasti pulang-pulang bakal jadi beda sebelah.

Continue reading “Di Surau”